Tampilkan postingan dengan label Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Januari 2016

Air Terjun Perimping

Air Terjun Perimping atau yang dikenal dengan nama Air Terjun Bukit Maras memiliki bentuk bertingkat-tingkat sehinga membuat air kadang mendatar, curam jatuh bebas atau berkelok-kelok di sela-sela gundukan batuan.  

Yang benar-benar disebut air terjun, ketika tulisan ini dibuat adalah jatuhan air dari sebuah batu besar dengan tinggi kurang lebih satu setengah meter. Itu di tingkat kedua. Pada tingkat tiga, alirannya cuma miring di 30 derajat saja. Panjang mengikuti sebuah celah sempit bongkahan batu besar.   

Air terjun ini bersumber dari perbukitan gunung Maras  Dasar air kolam di bawah air terjun ini tak begitu dalam. Sebatas pinggang orang dewasa. Dingin dan benar-benar bening. Paling lebar berjarak empat meter. Paling sempit satu atau dua meter.

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung



Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (disingkat Babel) adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terdiri dari dua pulau utama yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung serta pulau-pulau kecil seperti P. Lepar, P. Pongok, P. Mendanau dan P. Selat Nasik, total pulau yang telah bernama berjumlah 470 buah dan yang berpenghuni hanya 50 pulau. Bangka Belitung terletak di bagian timur Pulau Sumatera, dekat dengan Provinsi Sumatera Selatan. Bangka Belitung dikenal sebagai daerah penghasil timah, memiliki pantai yang indah dan kerukunan antar etnis. Ibu kota provinsi ini ialah Pangkalpinang. Pemerintahan provinsi ini disahkan pada tanggal 9 Februari 2001. Setelah dilantiknya Pj. Gubernur yakni H. Amur Muchasim, SH (mantan Sekjen Depdagri) yang menandai dimulainya aktivitas roda pemerintahan provinsi.

Selat Bangka memisahkan Pulau Sumatera dan Pulau Bangka, sedangkan Selat Gaspar memisahkan Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Di bagian utara provinsi ini terdapat Laut Cina Selatan, bagian selatan adalah Laut Jawa dan Pulau Kalimantan di bagian timur yang dipisahkan dari Pulau Belitung oleh Selat Karimata.

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebelumnya adalah bagian dari Sumatera Selatan, namun menjadi provinsi sendiri bersama Banten dan Gorontalo pada tahun 2000. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didirikan berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2000 Tentang Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tanggal 21 November 2000 yang terdiri dari Kabupaten Bangka, Kabupaten Belitung dan Kota Pangkalpinang. Pada tahun 2003 berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003 tanggal 23 Januari 2003 dilakukan pemekaran wilayah dengan penambahan 4 kabupaten yaitu Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Belitung Timur. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan pemekaran wilayah dari Provinsi Sumatera Selatan.

Hidrologi
Daerah Kepulauan Bangka Belitung dihubungkan oleh perairan laut dan pulau-pulau kecil. Secara keseluruhan daratan dan perairan Bangka Belitung merupakan satu kesatuan dari bagian dataran Sunda, sehingga perairannya merupakan bagian Dangkalan Sunda (Sunda Shelf) dengan kedalaman laut tidak lebih dari 30 meter.

Sebagai daerah perairan, Kepulauan Bangka Belitung mempunyai dua jenis perairan, yaitu perairan terbuka dan perairan semi tertutup. Perairan terbuka yang terdapat di sekitar pulau Bangka terletak di sebelah utara, timur dan selatan pulau Bangka. Sedangkan perairan semi tertutup terdapat di selat Bangka dan teluk Kelabat di Bangka Utara. Sementara itu perairan di pulau Belitung umumnya bersifat perairan terbuka.

Di samping sebagai daerah perairan laut, daerah Kepulauan Bangka Belitung juga mempunyai banyak sungai seperti : sungai Baturusa, sungai Buluh, sungai Kotawaringin, sungai Kampa, sungai Layang, sungai Manise dan sungai Kurau.

Flora
Di Kepulauan Bangka Belitung tumbuh bermacam-macam jenis kayu berkualitas yang diperdagangkan ke luar daerah seperti: Kayu Pelawan, Kayu Meranti, Ramin, Mambalong, Mandaru, Bulin dan Kerengas. Tanaman hutan lainnya adalah: Keramunting, buk-buk, Mate Ayem, Kapuk, Jelutung, Pulai, Gelam, Meranti rawa, Mentagor, Mahang, Bakau dan lain-lain. Hasil hutan lainnya merupakan hasil ikutan terutama madu alam dan rotan. Madu Kepulauan Bangka Belitung terkenal dengan madu pahit.

Fauna
Fauna di Kepulauan Bangka Belitung lebih memiliki kesamaan dengan fauna di Kepulauan Riau dan semenanjung Malaysia daripada dengan daerah Sumatera. Beberapa jenis hewan yang dapat ditemui di Kepulauan Bangka Belitung antara lain: Rusa, Beruk, Monyet, Lutung, Babi Hutan, Tringgiling, Musang, Burung Keruak , Elang, Ayam Hutan, Pelanduk Kancil, berjenis-jenis Ular dan Biawak.

Keagamaan
Penduduk Kepulauan Bangka Belitung merupakan masyarakat yang beragama dan menjunjung tinggi kerukunan beragama. Tempat peribadatan agama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ada sebanyak 730 masjid, 454 musala, 115 langgar, 87 gereja protestan, 30 gereja katolik, 48 vihara dan 11 centiya. Pada pemberangkatan haji tahun 2007 jumlah jemaah haji yang terdaftar dan diberangkatkan ke tanah suci sebanyak 1012 jemaah.

Budaya dan seni
  • Rumah adat
Rumah Panggung Secara umum arsitektur di Kepulauan Bangka Belitung berciri Arsitektur Melayu seperti yang ditemukan di daerah-daerah sepanjang pesisir Sumatera dan Malaka.

Di daerah ini dikenal ada tiga tipe yaitu Arsitektur Melayu Awal, Melayu Bubung Panjang dan Melayu Bubung Limas. Rumah Melayu Awal berupa rumah panggung kayu dengan material seperti kayu, bambu, rotan, akar pohon, daun-daun atau alang-alang yang tumbuh dan mudah diperoleh di sekitar pemukiman.

Bangunan Melayu Awal ini beratap tinggi di mana sebagian atapnya miring, memiliki beranda di muka, serta bukaan banyak yang berfungsi sebagai fentilasi. Rumah Melayu awal terdiri atas rumah ibu dan rumah dapur yang berdiri di atas tiang rumah yang ditanam dalam tanah.

Berkaitan dengan tiang, masyarakat Kepulauan Bangka Belitung mengenal falsafah 9 tiang. Bangunan didirikan di atas 9 buah tiang, dengan tiang utama berada di tengah dan didirikan pertama kali. Atap ditutup dengan daun rumbia. Dindingnya biasanya dibuat dari pelepah/kulit kayu atau buluh (bambu). Rumah Melayu Bubung Panjang biasanya karena ada penambahan bangunan di sisi bangunan yang ada sebelumnya, sedangkan Bubung Limas karena pengaruh dari Palembang. Sebagian dari atap sisi bangunan dengan arsitektur ini terpancung. Selain pengaruh arsitektur Melayu ditemukan pula pengaruh arsitektur non-Melayu seperti terlihat dari bentuk Rumah Panjang yang pada umumnya didiami oleh warga keturunan Tionghoa. Pengaruh non-Melayu lain datang dari arsitektur kolonial, terutama tampak pada tangga batu dengan bentuk lengkung.
  1. Rumah Limas 
  2. Rumah Rakit 
  • Atraksi/Event Budaya
  1. Perang Ketupat 
  2. Buang Jong
  3.  Mandi Belimau 
  4. Ruwah 
  5. Kongian 
  6. Sembahyang Rebut 
  7. Sembahyang Kubur 
  8. Kawin Masal 
  9. Nganggung 
  10. Maulid Nabi Muhammad 
  11. Isra' Mi'raj 
  12. Muharoman 
  13. Selikur 
  14. Nyukur 
  15. Idul Fitri/Hari Raya Puasa 
  16. Idul Adha/Hari Raya Haji 
  • Kain tradisional
Kain Cual
  • Senjata tradisional
Parang bangka bentuknya seperti layar kapal. Alat ini digunakan terutama untuk perkelahian jarak pendek. Senjata ini mirip dengan golok di Jawa, namun ujung parang ini dibuat lebar dan berat guna meningkatkan bobot supaya sasaran dapat terpotong dengan cepat. Parang yang berdiameter sedang atau sekitar 40 cm juga dapat digunakan untuk menebang pohon karena bobot ujungnya yang lebih besar dan lebih berat.

Kedik adalah alat tradisional yang digunakan sebagai alat pertanian. Alat ini digunakan di perkebunan terutama di kebun lada. Dalam menggunakannya si pemakai harus berjongkok dan bergerak mundur atau menyamping. Alat ini digunakan dengan cara diletakkan pada tanah dan ditarik ke belakang. Alat ini efektif untuk membersihkan rumput pengganggu tanaman lada. Kedik biasanya digunakan oleh kaum wanita karena alatnya kecil dan relatif lebih ringan. Kedik hanya dapat digunakan untuk rumput jenis yang kecil atau rumput yang tumbuh dengan akar yang dangkal, bukan ilalang.

Siwar Panjang
  • Alat musik dan tarian tradisional
  1. Dambus
  2. Suling
  3. Gendang Melayu
  4. Tari Tanggai
  5. Tari Zapin
  6. Tari Campak
  7. Rebana
  8. Rudat
  9. Tari Bahtera Bertiang Tujuh
  10. Sekapur Sirih
  • Masakan/makanan tradisional
Lempah kuning adalah masakan khas dari Pulau Bangka. Bahan dasar makanan ini adalah ikan laut dan dapat juga memakai daging, yang kemudian diberi bermacam bumbu dapur seperti kunyit, bawang merah dan putih serta lebngkuas dan terasi atau belacan yang khas dari daerah Bangka. 

Song Sui adalah merupakan kuliner khas bangka belitung yang dimasak dengan menggunakan daging Babi beserta jeroan babi dicampuri dengan ANG CIU / Arak Anggur Merah. 

Getas atau Keretek adalah makanan yang berbahan dasar ikan dan terigu yang buat dengan berbagi bentuk yang rasanya hampir sama dengan kerupuk. 

Kritcu adalah makanan yang terbuat dari bahan utama telor cumi dan sagu serta di tambah penyedap rasa dengan bentuk kecil dan panjang. 

Kemplang belacan adalah makanan yang terbuat dari ikan dan sagu yang dibuat dengan bentuk bulat lebar dan dimakan dengan menggunakan sambal belacan/terasi. 

Rusip adalah makanan yang terbuat dari bahan dasar ikan bilis yang dicuci bersih dan diriskan secara steril, kemudian dicampur dengan garam yang komposisinya seimbang. Di samping itu ditambahkan juga air gula kabung agar aroma lebih terasa, kemudian disimpan sampai menjadi matang tanpa proses pemanasan. Adonan ini harus ditutup dengan wadah yang rapat agar tidak tercampur dengan benda asing apapun. Dahulu biasanya proses adonan ini ditempatkan dalam guci yang bermulut sempit. Suhu ruangan harus dijaga. Makanan ini dapat dimasak dulu atau dimakan langsung dengan lalapan. 

Calok Terbuat dari udang kecil segar yang disebut dengan udang cencalo/rebon. Udang dicuci bersih dan dicampur dengan garam sebagai pengawet agar tahan lebih lama. sangat cocok untuk teman lauk nasi hangat dengan lalapan ketimun, tomat dan sayuran segar lainnya. Calok juga enak sebagai campuran omelete telur, rasanya akan lebih gurih dan nikmat.  

Teritip Tetirip adalah sejenis tiram kecil yang biasanya hidup di tepi pantai dan melekat pada bebatuan. dagingnya sangat kecil tapi memiliki rasa da tekstur seperti tiram pada umumnya. biasanya dimakan segar atau di asinkan dengan garam jika ingin disimpan.Teritip sangat nikmat jika ditambahkan dengan cabe merah dan jeruk kunci (sejenis jeruk asam khas bangka).  

Wakwak 
Belacan 
Tembiluk 
Kempelang 
Kerupuk 
Lempah Darat 
Empek-empek Bangka 
Lakso 
Tempoyak 
Bergo 
Tekwan 
Laksan 
Otak-otak 
Sambellingkung 
Martabak Bangka atau Kue Van De Cock/Hok Lo Pan 

Lempok, makanan sejenis dodol yang terbuat dari campuran gula pasir dan buah-buahan tertentu (umumnya cempedak, nangka dan durian). Buah yang digunakan dilembutkan sampai memyerupai bubur, kemudian dicampur dengan gula pasir dengan perbandingan tertentu dan dipanaskan di atas api sampai kecoklatan dan mudah dibentuk. Selama pemanasan, campuran harus selalu diaduk. 

Empek-empak udang, dibuat hanya oleh masyarakat nelayan yang tinggal di pesisir pantai, seperti di Desa Belo Laut Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat, memiliki cita rasa khas udang yang sangat jarang ditemui di wilayah-wilayah lain yang memproduksi makanan khas empek-empek. 


Masyarakat keturunan Tionghoa dari daerah ini terkenal karena masakannya serta kue-kue basahnya. Mie Bangka, Martabak Bangka atau Hok Lopan atau Van De Cock, Ca Kwe dan berbagai jenis makanan lainnya sering kali dijual oleh kelompok masyarakat ini yang merantau ke kota-kota besar di luar provinsi ini.

Air Terjun Sadap

Air Terjun Dusun Sadap  berada di bawah kaki Bukit Pading dan mengalir membentuk garis lengkung dari ketinggian kurang lebih 6-8 meter dengan alur air bebatuan granit yang berlumut berwarna coklat kehitam-hitaman.  Konon sumber airnya berasal dari danau besar yang terbentuk secara alami yang berada di puncak bukit.  Air terjun ini memiliki lebar 3 m dan panjang enam meter dengan kemiringan jatuhnya air sekitar 45 derajat ke dasar kolam dibawahnya.

Lokasi  
Terletak di Dusun Sadap, Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Propinsi Bangka Belitung.   

Peta dan Koordinat GPS : Aksesbilitas  Berjarak ± 7 km dari Kota Koba, ibukota kabupaten Bangka Tengah atau 75 km dari Pangkal Pinang.  

Dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua atau empat dengan kondisi jalan dari Pangkal Pinang sudah beraspal bagus hanya setelah Desa Perlang belok kanan jalan masuknya sekitar 3 km masih tanah merah, sisanya sampai ke Dusun Sadap sudah aspal mulus. Di sepanjang perjalanan dari Pangkal Pinang ini akan ditemui pemandangan hutan yang diselingi danau-danau kecil dengan air yang jernih dan dalam bekas areal penambangan timah.    

Jika berangkat dari kota Pangkal Pinang perjalanan diarahkan ke kota Koba melalui jalan raya Penyak.  

Selanjutnya diteruskan ke arah Desa Perlang.  Setelah tiba di Desa Perlang perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki sejauh 1,5 km menuju lokasi air terjun berada.  

Fasilitas dan Akomodasi 
 Tempat ini masih alami, belum ada fasilitas yang mendukung.

Jumat, 01 Januari 2016

Pemandian Alam Jerry ( Tanjungpandan )

Pemandian alam yang ada di kota Tanjungpandan ini benar benar menyatu dengan alam, tidak terdapat kolam renang seperti kebanyakan tempat pemandian Alam lainnya. Begitu kita memasuki kawasan  ini kita benar benar disuguhkan sungai panjang dan lebar berkelok kelok diantara akar-akar pepohonan yang tumbuh disekitar sungai.  

Air sungai yang mengalir dengan jernih dengan pasir putih didasarnya, membuat kita bisa dengan jelas melihat berbagai jenis ikan air tawar didalamnya. Air yang mengalir di Pemandian ini berasal dari aliran Sungai Bebulak yang bersumber dari mata air di bawah kaki Gunung Tajam. Sehingga air yang ada di pemandian ini, selain jernih, air nya mempunyai suhu air yang dingin, seperti air pegunungan. 

Dinamakan Pemandian Jerry, dikarenakan pemilik tempat Pemandian ini bernama Jerry Uktoselja. Dengan lokasi pemandian yang cukup luas, kita juga bisa melihat lihat berbagai macam koleksi hewan hewan peliharaan milik pengelola yang terpelihara dan terawatt dengan baik, selain itu juga terdapat beraneka macam tanaman buah buahan yang hanya tumbuh di Pulau Belitung, tumbuh dan berbuah sesuai musimnya. Jika pada saat musim buah, biasanya wisatawan yang berkunjung ke tempat ini bisa ikut panen dan menikmati buah buahan yang ada secara gratis. Ditempat ini juga tersedia kantin makanan dengan berbagai macam menu. Fasilitas wisata lainnya yaitu tempat bermain anak anak, kamar ganti dan kamar mandi, serta tempat parkir  kendaraan yang luas. 

Lokasi pemandian ini berada di Desa Perawas, Tanjungpandan, Belitung, dengan jarak tempuh ± 12 KM kita bisa mencapai tempat ini. Lokasi pemandian ini berada di pinggir Jalan Raya Tanjungpandan-Belitung Timur, jadi kita susah untuk menemukan lokasinya. Waktu buka tempat pemandian ini dari pukul 07.00 s/d 18.00. Untuk mencapai lokasi ini kita bisa menggunakan tranportasi umum dari terminal Kota Tanjungpandan dengan biaya Rp.6.000,- / org nya. Sedangkan biaya retribusi masuk pemandian ini, wisatawan akan di kenakan tariff Rp.2000,-/ org nya.

Pantai Tanjung Labu

Pantai Tanjung Labu berjarak lebih kurang 22 Km dari Desa Penutuk yang terletak di Pulau Lepar. Pantai Labu bisa dikunjungi melalui kota Toboali, 130 Km dari kota Pangkalpinang ke arah selatan.

Dari kota "Belacan Toboali", perjalanan sepanjang 36 Km lagi dari pelabuhan Sadai. Dari dermaga, tampak sebuah pulau terbentang. Itu lah Pulau Lepar, dermaga pendaratan tujuan terdekat adalah Desa Penutuk.

Untuk menyeberang ke Desa Penutuk, dapat menggunakan boat penumpang dengan biaya Rp.5000,- per orang atau menyewa speed boat tradisional dengan biaya Rp.70.000,- untuk 4 orang. Waktu tempuh adalah 15 menit. Untuk pulang-pergi dengan biaya speed boat seharga Rp. 600.000,- Pantai ini memiliki pasir yang putih dan halus, seperti tepung, serta air yang sangat jernih dilengkapi dengan tebaran batu-batu granit yang besar.

Pantai Tanjung Berikat


Pantai Tanjung Berikat berjarak lebih kurang 60,6 km dari kota Koba ke arah timur, tepatnya berada di paling ujung timur Pulau Bangka. Pantai ini sangat cantik saat matahari akan terbenam di sebelah barat. Di bagian paling menjorok kelaut, terdapat sebuah mercusuar. Walaupun cukup jauh dari kota bahkan dari keramaian masyarakat, akses ke kawasan ini mudah karena sudah terbentang jalan raya beraspal. Tidak jauh dari Tanjung Berikat, agak ke darat, di desa berikat, terdapat tugu ABRI Masuk Desa (AMD).

Kamis, 31 Desember 2015

Pantai Penyabong ( Belitung )

Pantai Penyabong merupakan salah satu tujuan wisata yang ada di Pulau Belitung. Terletak di Dusun Batu Lubang, Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong, Belitung. Pantai Penyabong juga dikenal dengan nama Pantai Batu Lubang karena letaknya yang berada di Dusun Batu Lubang.  

Pantai ini memiliki keindahan alam yang hampir sama dengan keindahan Pantai Tanjung Tinggi. Jika kita perhatikan pantai ini memiliki gugusan bebatuan granit yang sangat banyak bertebaran di sekitar pantai, sama hal nya dengan yang ada di pantai Tanjung Tinggi. Hanya saja yang membedakan dengan Pantai Tanjung Tinggi yaitu adanya batu granit besar yang memanjang dan menyambung satu sama lain dengan batu granit lainnya dan menjorok ke arah laut yang menyerupai dermaga alami. Selain itu terdapat pepohonan pandan Laut yang tumbuh berderet rapi di sepanjang pinggir pantai ini.  

Menurut cerita masyarakat setempat, dinamakan Penyabong dikarenakan adanya gugusan bebatuan granit besar yang memanjang dan menyambung satu sama lain dengan batu granit lainnya. Makna kata penyabong sama halnya dengan menyambung. Selain itu, pantai ini juga memiliki pasir putih dengan kontur pantai yang landai, ombak laut yang sedang, air laut yang jernih dan bersih sehingga membuat pantai ini aman dan nyaman untuk berenang.  


Fasilitas 
Keterbatasan fasilitas di pantai ini membuat wisatawan yang datang ke pantai hanya pada waktu tertentu saja, seperti pada akhir pekan atau hari libur lainnya. Walaupun sudah terdapat beberapa warung makan kecil yang dikelola oleh penduduk sekitar, sangat disarankan jika berkunjung ke pantai ini untuk membawa bekal sendiri karena warung makan tersebut tidak buka setiap hari.  

Akses transport 
Pantai Penyabong berjarak sekitar 56km dari Kota Tanjungpandan dan dapat ditempuh dengan menggunakan mobil sewaan yang dapat kita sewa di beberapa hotel atau penginapan yang ada di pusat kota. Tarif sewa mobil berkisar mulai dari Rp. 250.000 per 24 jam tanpa supir atau mulai dari Rp. 350.000 dengan supir per 24 jam.



Air Terjun Gunung Pading ( Bangka Selatan )

Perlu anda ketahui bahwa tempat wisata Air Terjun Gunung Pading ini terletak di Desa Mayang, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Nah jika anda berminat untuk melihat keindahan air terjun ini dari dekat silahkan anda bisa berangkat ke bangka belitung.  

Tempat wisata air terjun gunung padi ini merupakan salah satu tempat wisata yang bisa anda kunjungi di saat liburan. Memang tempat ini memiliki akses yang belum begitu bagus.  

Berjarak sekitar sekitar 60 km dari Kota Toboali. Dapat ditempuh selama 1,5 jam perjalanan dengan kendaraan roda dua dan empat dari Kota Toboali. Lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui jalan setapak karena letaknya berada di pinggir pedesaan. 

Memang kita harus melakukan perjalanan untuk bisa sampai ke air terjun gunung pading ini. Namun demikian perjalanan kita menyusuri jalan setapak tentu sangat menyenangkan, sebab kita bisa melihat keindahan alam sekeliling dan tentunya kita akan di manjakan oleh hijaunya alam yang ada di sekitar tempat wisata air terjun gunung pading.

Bagaimana apakah anda ingin berkunjung ke tempat wisata ini ? JIka anda penasaran dengan tempat wisata Air Terjun Gunung Pading ini silahkan anda datang ke bangka belitung. Yang jelas anda akan bisa menikmati keindahan alam bangka belitung dari dekat.

Pulau Burung ( Belitung )

Pulau burung adalah salah satu pulau terindah yang dimiliki kabupaten Belitung. Gimana tidak, pulau ini memiliki banyak keindahan yang sangat sayang sekali jika anda lewatkan. Dengan jarak tempuh 25-30 menit dari tanjung kelayang, anda sudah bisa sampai dan menikmati pulau ini.  

Pulau burung ini dinamakan masyarakat setempat karena batunya yang mirip dengan burung yang sedang duduk diatas laut, sembari berkata selamat datang dialam indah ini. Banyak keindahan yang bisa anda temui di pulau ini, baik itu keindahan pantainya dengan pasir putih nan halus, air lautnya yang jernih kebiru-biruan dan bebatuan granit yang besar-besar dan bebatuan kecil-kecil disekelilingnya.  

Keindahan pulau burung ini, bukan hanya terdapat pada icon pulaunya yang berbentuk burung, melainkan juga kondisi alam yang ada didalam pulau yang terletak persis disampingnya. Dipulau ini anda bisa menyaksikan pepohonan kelapa yang jumlahnya ribuan, pepohonan ketapang, ilalang yang tinggi-tinggi menjulang dan lain sebagainya.  

Bagi anda yang ingin menikmati sejuknya kelapa muda, dipulau ini anda bisa memetiknya sendiri atau minta tolong dengan penjaga atau orang-orang yang menjual jasanya di pulau tersebut. Hanya bermodalkan paling kurang 10.000 anda sudah bisa menikmati nikmatnya kelapa muda. Bagi yang ingin berbilas setelah berenang, dipulau ini juga menyediakan air tawar.  

Jangan lupa, siapkan kamera anda dengan batrei yang cukup di pulau ini, karena jika kamera anda off, anda akan merasa menyesal karena tidak mengabadikannya. Selain itu, bagi anda yang ingin berjemur dipanasnya terik matahari, atau dirindangnya pepohonan sembari tidur-tiduran, pulau ini adalah tempat yang pantas untuk anda.  


Dan yang lebih uniknya, pada waktu tertentu ketika airnya surut, anda bisa berjalan atau berenang dari dataran pantainya menuju bebatuan yang besar yang menjadi icon pulau ini, yaitu bebatuan yang mirip dengan burung tersebut.



Rabu, 30 Desember 2015

Pantai Tanjung Pendam ( Belitung )

Mungkin inilah pantai paling terkenal di pusat Kota Belitung. Letaknya yang berada di Tanjung Pandan membuat pantai ini menjadi sasaran kunjungan warga Belitung yang ingin bersantai dan menikmati senja di pinggir pantai. Pantai Tanjung Pendam memang menjadi kebanggaan warga yang tinggal di pusat Negeri Laskar Pelangi ini.   

Selain menikmati suasana pantai dengan ombaknya yang tidak terlalu besar, pengunjung juga dapat menikmati suasana taman hiburan yang ada di sekitar pantai. Duduk-duduk sambil bersantai di sekitar pantai menjadi hal mengasyikkan di pantai yang sering digunakan untuk menggelar acara-acara kesenian khas Belitung ini.   
Di pantai ini, pengunjung juga bisa melihat pemandangan Pulau Kalimua yang berada di tengah Pantai Tanjung Pendam. Pulau ini konon dipercaya warga Tionghoa sebagai tempat untuk buang sial.   Berjalan santai memutari area sekitar pantai sambil melihat galeri-galeri lukisan dan kerajinan tangan bisa menjadi alternatif yang menyenangkan. Lelah berjalan-jalan, pengunjung bisa memilih deretan rumah makan yang menjajakan masakan Belitung seperti gangan dan aneka menu seafood.   

Senja merupakan momen terbaik untuk menikmati keindahan Pantai Tanjung Pendam. Sambil duduk-duduk di pendopo pantai, pengunjung akan disajikan pemandangan matahari tenggelam yang indah. Melihat detik-detik sang surya mulai terbenam menjadi pengalaman yang mungkin tidak terlupakan ketika berada di sini.  


Buat yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di sekitar Pantai Tanjung Pendam, tidak perlu khawatir. Di sekitar pantai, ada beberapa hotel yang bisa dipilih untuk tempat beristirahat. Dengan kisaran harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah, hotel-hotel di sini menjanjikan kenyamanan dan pemandangan yang langsung menghadap pantai.

Pantai Tanjung Kiras

Hampir semua, objek wisata yang ada di Belitung adalah pantai, hal ini dikarenakan Belitung merupakan Kota dengan wilayah daratan nya di kelilingi oleh laut. Sehingga otomatis pinggiran pulau Belitung di dominasi oleh pantai dan hampir semua menjadi tujuan wisata jika kita berkunjung ke Pulau Belitung. Pantai Tanjung Kiras termasuk salah satu diantaranya. Pantai ini memang tidak setenar seperti pantai pantai lainnya yang ada di Pulau Belitung, dikarenakan lokasi Pantai yang jauh dari pusat kota Pulau Belitung, Tanjungpandan, dan juga belum adanya pihak pengelola dipantai ini. 

Sehingga fasilitas wisata yang ditawarkan oleh pantai ini belum selengkap pantai pantai lainnya. Hanya shelter dan mini kafetaria yang tersedia di pantai ini. Namun pemandangan yang di hadirkan oleh pantai ini, tidaklah kalah dengan pantai pantai lainnya yang ada di kepulauan Belitung. 

Lokasi Pantai tanjung Kiras berada dipinggiran Bukit dengan bibir pantai di dominasi oleh Bebatuan Granit yang ukuran nya besar besar, namun walaupun hampir semua pinggir pantai didominasi oleh bebatuan granit, air yang ada di pinggir pantai tidak curam/ dalam. Tetapi tetap landai seperti pantai pantai lainnya. Air nya yang jernih, serta pasir pantai yang putih juga dapat anda temukan di pantai ini. Pantai ini juga mempunyai ombak yang tenang, sehingga wisatawan yang berkunjung kepantai ini bisa berenang dengan nyaman. Tidak ada informasi yang jelas mengenai asal nama pantai ini. Pantai ini sangat ramai di kunjungi pada saat akhir pekan atau hari libur oleh masyarakat local atau wisatawan domestic. 


Pantai ini terletak Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong. Untuk menuju Pantai ini dapat di tempuh dari pusat Kota Tanjungpandan dengan jarak ± 70 KM, dengan menggunakan mobil rental yang dapat kita sewa di beberapa hotel/penginapan yang ada di pusat kota, kita bisa menikmati keindahan yang ada di pantai ini. Harga rental mobil berkisar Rp. 350.000 ( dengan supir ) s/d Rp. 250.000 (tanpa supir) per 24 jam nya. 

Pantai Marina ( Belitung )

Pantai Marina terletak disekitar 30 kilometer dari pusat Kota Tanjungpandan. Pantai Indah yang terletak di Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung ini sangat terjaga keasriannya. Di pantai ini banyak dijumpai deretan pohon ketapang rindang yang tentunya memberikan keteduhan dan berpadu dengan hamparan rumput yang tertata rapi. Letak Pantai Marina tidaklah jauh dari pantai tempat shooting ’Laskar Pelangi’ Tanjungtinggi, hanya sekitar 200 meter saja.

Hadi Wibowo, pemilik Pantai Marina dalam harian Pos Belitung Minggu 28 Maret 2010 mengatakan ”Pantai yang luasnya sekitar 6 hektar ini memang belum di bangun restaurant dan penginapan.


Namun lokasi ini sering dijadikan tempat untuk menggelar acara tertentu. Upacara Melasti misalnya, sudah 3 tahun belakangan di gelar di Pantai Marina. Umat Hindu yang bermukim di Dusun Balitung, Desa Sijuk, sangat antusias setiap kali menyambut upacara Hari Raya Nyepi yang dilakukan di pantai ini.”

Hadi menambahkan, untuk sementara waktu, Pantai Marina memang belum dibuka bagi umum sebab masih dalam tahap pembenahan. Namun, bukan berarti lokasi ini tertutup sama sekali. Hadi tetap memberi izin untuk event-event tertentu di pantai miliknya tersebut.

Rencananya, Hadi akan membangun beberapa sarana penunjang termasuk dengan membangun 30 unit cottage dengan konsep yang unik yaitu gabungan dari beberapa daerah di Indonesia. Unsur arsitektur Belitung, Bali, Sunda dan berbagai daerah lainnya akan mempercantik cottage di Pantai Marina.

Melihat Belitung saat ini menjadi tujuan wisata, Hadi berharap, adanya apresiasi dari pemerintah terhadap pelaku wisata. Bentuk apresiasi tidak mesti berarti dana, namun juga dalam wujud sikap tanggap dan kepedulian pemerintah terhadap para pengelola usaha pariwisata, misalnya bisa membantu jika ada obyek wisata yang dirusak oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Pantai Mabai

Pantai Mabai berlokasi tepat di antara Pantai Tanjung Kelayang dan Pantai Tanjung Tinggi. Pemandangan batu granit yang indah tersaji di pantai yang menjadi alternatif wisatawan ketika Pantai Tanjung Tinggi dipadati pengunjung.   

Pantai Mabai memiliki pasir putih dengan ombak pantai yang tenang. Pemandangan batu granit yang berada di tengah birunya laut memberikan kesan tersendiri saat berkunjung ke pantai yang berada di Kecamatan Sijuk ini.   

Pepohonan yang tumbuh mengelilingi pantai membuat suasana di sekitar pantai terasa sejuk. Berjalan di pinggir pantai dan merasakan pasir Pantai Mabai yang lembut menjadi hal yang menyenangkan di sini.   

Nama pantai ini diambil dari nama restoran yang berada di sekitar pantai. Restoran tersebut bernama “mabai”. Restoran ini berdiri tepat di pinggir pantai dengan pemandangan langsung menghadap  pantai.



Selasa, 29 Desember 2015

Pantai Batu Bedaun ( Sungailiat )

Pantai Batu Bedaun Terletak di kampung Bukit Kuala, Kelurahan Sinar Jaya, Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. Pantai bisa dikatakan cukup unik, bersebelahan dengan Pantai Parai Tenggiri. Pantai Batu Bedaun Diberi nama ini, konon katanya nama itu diberikan karena di tengah-tengah pantainya ada pulau kecil yang hanya terdiri batu batu besar dan ada sebatang pohon yang tumbuh di tengah-tengahnya. Ini memang terlihat unik. Dan sampai saat ini, cerita itu dipercaya sebagai asal muasal pemberian nama Batu Bedaun untuk pantai ini.

Pantai Batu Bedaun merupakan pantai dengan air laut yang berwarna biru jernih dan keunikan dari pantai batu bedaun ini adanya pohon yang tumbuh diatas bebatuan.

Untuk dapat mencapai Pantai Batu Bedaun dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dari kota Toboali dengan jarak kurang lebih 135 km.

Pantai ini sering didatangi para anak muda Bangka sekedar berkumpul ataupun berpacaran. Yah,kenapa nggak pantai ini tergolong pantai yang sepi dan sangat diminati para anak muda loh.Selain suasana yang sepi,pantai ini juga menyajikan kualitas suara ombak yang indah.Jika anda berminat silakan coba datang ketempat yang bisa mengilangkan stress dan membangkitkan kedamaian di dalam diri kita.

Adapun oleh-oleh yang dapat di bawa pulang adalah berikut :

Lempah kuning adalah masakan khas dari Pulau Bangka. Bahan dasar makanan ini adalah ikan laut dan diberi bermacam bumbu dapur seperti kunyit, bawang merah dan putih serta lebngkuas dan terasi atau belacan yang khas dari daerah Bangka.





Senin, 28 Desember 2015

Pantai Matras ( Sungailiat )

Pantai Matras terletak di Desa Matras, Kecamatan Sungailiat, Pantai Matras ini landai, luas serta berpasir putih dan terdapat aliran air tawar. Dengan panjang 3 km dan lebar 20 - 30 meter mungkin ini adalah Pantai terpanjang dan terluas di Bangka Belitung. 

Tersedia juga penginapan, hotel dan tempat hiburan bagi anda yang ingin menghabiskan waktu liburan anda disini.




Minggu, 27 Desember 2015

Pantai Romodong Belinyu ( Bangka Utara )

Salah satu pantai yang indah berada dibangka utara tepatnya dikecamatan belinyu, kabupaten bangka, pantai yang biasa disebut masyarakat lokal bangka atau masyarakat belinyu pantai romodong. Kawasan Pantai romodong belinyu bangka ini tidak jauh berbeda dengan objek wisata pantai bangka lainya yang memiliki pasir putih serta batu granit dipinggiran kawasan pantai romodong belinyu bangka.

Dengan pasir putih serta riaknya ombak pantai dipantai romodong bangka, masyarakat lokal bangka banyak yang liburan ke daerah pantai ini serta para wisatawan lokal sehingga pantai ini memiliki keunikan tersendiri bagi para pengungjung pantai ini, dan  banyak pohon kelapa namun sekian banyaknya pohon kelapa ada salah satu kelapa bercabang dua, wah wah, benar2 unik ya.

Pantai Romodong terletak di daerah Belinyu, Bangka Utara, jaraknya sekitar 77 km dari Sungailiat dan 110 km dari Kota Pangkalpinang, waktu tempuh menuju pantai ini sekitar 2,5 jam dari Kota Pangkalpinang. Untuk dapat menuju keindahan pantai romodong belinyu bangka, para wisatawan hanya bisa menggunakan angkutan mobil sewa, motor maupun mobil pribadi karena tidak ada angkutan umum yang langsung menuju ke sana, menuju keindahan pantai romodong belinyu bangka.



Uniknya dalam perjalanan menuju pantai romodong bangka ini, dalam setengah perjalanan kita akan melewati sebuah batu yang besat yang menghimpit jalan atau memisahkan kedua sisi kiri kanan badan jalan seolah-olah batu ini tamapk seperti gerbang menuju pantai romodong bangka, orang-orang masyarakat lokal belinyu bangka menyebutnya dengan sebutan “Batu Kodok”, menuju keindahan pantai romodong belinyu bangka.

Pantai Tanjung Kalian ( Bangka Barat )

Pantai Tanjung Kalian, yang hanya berjarak kurang lebih 9 Km dari kota Muntok, merupakan kawasan wisata yang berdampingan dengan, bahkan bagian dari mercusuar di belahan barat. Di pantai terlihat sisa bangkai kapal bekas Perang Dunia II. 

Pengunjung bisa mandi, berenang serta bermain air laut dan pasir di sepanjang pantai yang cukup bersih dan empuk ini. Pengunjung juga bisa berkemah di pantai.




Danau Kaolin ( Belitung )

Danau Kaolin adalah sebuah danau yang memiliki warna daratan yang putih bersih dan air yang berwarna biru menyala. Danau ini bukan berasal dari kawah gunung seperti Danau Kawah Putih Ciwidey atau Kawah Putih Tinggi Raja, danau terbentuk dari bekas tempat pertambangan Kaolin yang telah ditinggalkan dan alam menyempurnakan dengan keindahannya. Sedikit pengetahuan tentang Kaolin. Kaolin adalah suatu mineral sebagai bahan industri seperti kosmetik, kertas, makanan, pasta gigi dan Kaolin digemari karena sifatnya yang halus, putih, kuat, halus serta daya hantarlistrik dan daya hantar panas yang rendah.

Pemandangan yang begitu mempesona sepanjang mata melihat. Timbunan-timbunan galian seperti bukit disekitar area danau yang sekilas seperti Gunung Bromo mini tetapi berwarna putih. Daratan bawah danau yang tertutup oleh air seperti lekukan seekor binatang yang sedang melintas, apabila air sedang surut daratan tersebut akan kelihatan seperti gula putih yang bersih. Ditengah danau nampak sebuah daratan yang seakan menghubungan antar ujung danau.

Keadaan di Danau Kaolin ini berbeda dengan Danau Kawah Putih Ciwidey atau Danau Putih Tinggi Raja yang sarat dengan bau belerang yang panorama danau kaolin bangka belitungmenyengat. Di danau ini tidak ada bau belerang karena danau ini tidak terbentuk dari sebuah kawah menjadikan pengunjung betah untuk berlama-lama di danau ini. Untuk airnya pun tergolong aman, karena air disini tidaklah panas. Terbukti masih banyak aktifitas warga dan anak-anak yang sedang menggunakan air danau atau mandi di danau. Kondisi ini menjadikan wisatawan yang berkunjung tidak hanya bisa menikmati pemandangan saja, tetapi juga bisa bermain ataupun berenang menikmati segarnya air Danau Kaolin. Sebagian besar warga mengatakan dengan air di Danau kaolin ini kulit jadi lebih halus dan lembut.  timbunan danau kaolin bangka belitung.


Bagi yang hobi akan photography disini adalah tempat yang paling cocok untuk mencari obyek-obyek shoot. Perpaduan warna biru airnya dan dinding-dinding batu yang berwarna putih seperti salju menjadi perpaduan warna yang sangat menakjubkan. Di Danau Kaolin sering dipergunakan sebagai tempat prewed bagi pasangan muda yang akan menjalani pernikahanya. Untuk berkunjung ke danau ini akan lebih nyaman apabila waktu pagi hari ataupun sore hari, karena siang hari akan panas dan jarangnya pepohonan lebat.


Lokasi  
Danau Kaolin Terletak di Desa Air Raya Tanjungpandan, Belitung, Provinsi Bangka Belitung.  Akses  Lokasi danau ini masih terbilang dekat dengan pusat Kota Tanjungpandan. Hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk sampai ke Danau kaolin. Disarankan menggunakan kendaraan pribadi karena minimnya angkutan umum.

Fasilitas dan Akomodasi
Tidak ada fasilitas umum di area danau karena area ini belum dikelola oleh siapapun. Untuk masalah penginapan, di Kota Tanjungpandan banyak terdapat berbagai penginapan atau hotel dengan bervariasi harga.






Gunung Menumbing ( Bangka Barat )

Terletak di daerah Mentok pada arah Barat Laut Pulau Bangka, Gunung Menumbing ini memiliki ketinggian sekitar 355 meter dpl. Di Gunung Menumbing jugalah merupakan tempat pengasingan Bung Karno dan Bung Hatta oleh Belanda pada tahun 1948-1949 di Pulau Bangka.

Ada sebuah wisma yang masih terawat hingga kini yang menjadi tempat di mana Proklamator RI tersebut diasingkan.

Wisma pengasingan ini dijaga oleh keluarga yang adalah pula Abdi Dalem Keraton Yogyakarta dari generasi ke generasi yang dari awal memiliki tanggung jawab untuk menjaga Bung Karno dan Bung Hatta selama pengasingan di Bangka.

Alamat Gunung Menumbing : Desa Air Belo, Mentok, Kab. Bangka Barat, Bangka Belitung.