Sabtu, 30 Januari 2016

Pulau Kelagian ( Lampung )

Pulau Kelagian ini jarak nya cukup dekat dari kota bandar lampung, kurang lebih sekitar 25 km. Dari Bandar Lampung arah kan kendaraan menuju Padang Cermin Pasawaran Indonesia, disana nanti ada pantai klara dan  dermaga ketapang. Dari 2 lokasi ini kita bisa sewa boat untuk menuju pulau kelagian dengan jarak sekitar 20 menit mengunakan boat.  

Aktivitas yang paling populer di pulau ini adalah snorkling, memancing atau hanya berjemur dipasir putih nya yg bersih serta sehalus butiran bedak  bayi dan juga pulau ini tak berpenghuni. Untuk snorkling bisa ambil spot di sekitar batu mandi disebrang kelagian, coral2 nya masih bagus dan utuh  serta belum terjamah, ikan2 yg sangat bervariasi serta terdapat pula karang2 yg menyerupai tebing2.

Jumat, 29 Januari 2016

Pantai Wartawan ( Lampung Selatan )

Jika biasanya Anda ke pantai untuk menikmati keindahan laut dan pasirnya, di Pantai Wartawan Lampung, Anda juga dapat menikmati sensasi keunikan lain. Fenomena unik yang terjadi di pantai ini adalah kepulan asap yang juga memancarkan air panas yang keluar dari bebatuan di sekitar pantai. Air bersuhu panas ini bahkan bersumber dari belasan titik mata air. Biasanya sumber air panas hanya ditemukan jauh dari pantai, tapi disini pengunjung dapat menikmati dua keindahan sekaligus, keindahan pantai dan fenomena unik air panasnya. Keindahan pancaran air panasnya bisa dinikmati ketika air pantai sedang surut saat pagi atau sore hari. Namun, ada satu hal penting yang tidak boleh Anda lupakan. Ya ! jangan coba-coba mencelupkan kaki atau tangan ke sumber air panas ini sebab temperaturnya mencapai 80 hingga 100 derajat celcius. Sumber air panas perkirakan berasal dari anak Gunung Krakatau yang hingga kini masih aktif.

Fenomena unik yakni sumber air panasnya, menjadi daya tarik tersendiri Pantai Wartawan. Air panas tersebut dipercaya oleh warga sekitar bisa mengobati berbagai jenis penyakit seperti dari rematik, alergi dan lainnya. Apabila Anda akan menyambangi pantai ini, cobalah membawa bahan makanan yang bisa direbus, Anda pun bisa menyantapnya langsung usai direbus di sumber air panasnya. Biasanya anak-anak nelayan akan membawa hasil perburuan mereka seperti ikan, udang dan telur untuk dimasak di pantai ini. Mereka lalu menikmati hasil tangkapan mereka sambil melihat pesona indahnya pantai. Anda pun tentu saja bisa melakukan hal yang sama, melakukan kegiatan memasak langsung dengan kompor alam Pantai Wartawan. Lebih unik lagi karena airnya tidak terasa asin meski berada di dekat pantai. Biasanya para wisatawan memanfaatkannya untuk membuat kopi.

Keunikan pantai ini memang hanya bisa dinikmati kala air sedang surut pada pagi atau sore hari. Jika sedang pasang tentu saja sumber air panas tadi akan tertutupi oleh air yang naik ke bibir pantai. Namun meski Anda kurang beruntung melihat fenomena pantai ini, Anda masih bisa menikmati lukisan indah alam pantai yang bisa dinikmati dari atas Bukit Botak yang letaknya tidak jauh dari sumber air panas. Panorama keindahan pantai bisa Anda nikmati dari atas bukit berketinggian 50 meter ini. Di bukit ini Anda juga dapat melihat goa dan berziarah ke makam Tubagus Sulaiman, beliau adalah seorang pendekar yang berasal dari Banten.

Lokasi  
Pantai Wartawan terletak di Kabupaten Lampung Selatan, tepatnya berada di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Provinsi Lampung.  

Akses  
Cukup mudah cara agar bisa sampai ke pantai ini, karena lokasinya persis di tepian jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Rajabasa dengan Kota Kalianda. Akses jalan juga dalam kondisi baik untuk dilewati. Jika Anda bertolak dari dari simpang Gayam pada jalur Bakauheni Bandar Lampung, maka akan menempuh jarak sekitar 31,7 Kilometer. Mengenai tarif masuk, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya Rp. 2.500,- per orang. ditambah lagi jasa parkir kendaraan, biasanya berkisar antara Rp. 2.000,- untuk sepeda motor dan Rp. 5.000,- untuk mobil.  

Fasilitas dan Akomodasi  
Di sekitar pantai sudah tersedia warung-warung yang menjajakan aneka makanan yang dapat dinikmati sambil melihat keindahan pantai. Hotel dan penginapan dapat ditemui di sekitar pusat Kota Bandar Lampung yang tidak jauh dari Pantai Wartawan.

Danau Ranau ( Lampung Barat )

Danau Ranau merupakan danau terbesar dan terindah di Sumatera Selatan yang terletak di kecamatan Banding Agung Kabupaten UKO Selatan (dahulu masuk dalam wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu). Berjarak sekitar 342 km dari kota palembang, 130 km dari kota Baturaja, dan 50 kilometer dari Muara Dua, ibu kota OKU Selatan, dengan jarak tempuh dengan mobil sekitar 7 jam dari kota Palembang. Sementara dari Bandar Lampung, danau ini bisa ditempuh melalui Bukit Kemuning dan Liwa. Secara geografis, danau ini terletak di perbatasan Kabupaten OKU Selatan Propinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Lampung Barat Propinsi Lampung.  

Danau Ranau yang mempunyai luas sekitar 8×16 km dengan latar belakang gunung Seminung (ketinggian ± 1.880 m dpl), dikelilingi oleh bukit dan lembah. Pada malam hari udara sejuk dan pada siang hari cerah suhu berkisar antara 20° – 26° Celsius. Terletak pada posisi 4°51’45″ bujur selatan dan 103°55’50″ bujur timur.  


Menurut legenda yang ada, danau ini tercipta dari gempa besar dan letusan vulkanik dari gunung berapi yang membuat cekungan besar. Sungai besar yang sebelumnya mengalir di kaki gunung berapi itu kemudian menjadi sumber air utama yang mengisi cekungan/belahan itu. Dan lama-kelamaan lubang besar itu penuh dengan air. Kemudian di sekeliling danau baru itu mulai ditumbuhi berbagai tanaman, di antaranya tumbuhan semak yang oleh warga setempat disebut ranau. Maka danau itu pun dinamakanlah Danau Ranau. Sisa gunung api itu kini menjadi Gunung Seminung yang berdiri kokoh di tepi danau berair jernih tersebut.

Sebagai kota wisata yang menakjubkan, disana banyak sekali pemandangan yang indah. Tepat di tengahnya Danau terdapat pulau yang bernama Pulau Marisa. Disana terdapat sumber air panas yang sering digunakan para penduduk setempat ataupun para wisatawan yang datang ke pulau tersebut, disekitar danau juga terdapat air terjun subik, dan penginapan. Warga setempat juga memanfaatkan Danau ranau sebagai mata pencaharian dengan menangkap ikan seperti mujair, kepor, kepiat, dan harongan.

Dan pada tahun 2007 kemarin danau ini telah diresmikan oleh Bupati Lampung Barat, sebagai pusat wisata baru di wilayah Lombok kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat. danau ranau mempunyai daya tarik ekowisata untuk memajukan industri pariwisata indonesia, konsep ekologi, ekonomi , sosial dan budaya.  dan bagi anda penyuka buah durian… pada musim buah, anda dapat membelinya dengan harga yang sangat murah dari warga sekitar.

Kamis, 28 Januari 2016

Kampung Wisata Tabek Indah ( Lampung Selatan )

Kampung Wisata Tabek Indah terletak di Kecamatan Natar Lampung Selatan. Tabek Indah merupakan tempat wisata yang mengambil tema wisata kampung dengan berbagai wahana didalamnya. Disana terdapat wahana Outbound, Waterboom, Kolam Pemancingan, dan tentunya cottage yang dapat disewa untuk bermalam.  

Hanya dengan 5000 Rupiah pengunjung sudah dapat masuk ke Kampung Wisata Tabek Indah namun itu belum termasuk tiket masuk untuk waterboom atau pun outboundnya. Untuk masuk ke waterboom, pengunjung hanya dikenai biaya masuk sebesar Rp. 20.000-.  

Untuk Oubound, bagi pengunjung yang berminat terjun "flying fox" pengunjung dikenai biaya 15.000 Rupiah per orangnya. Cukup murah dan terjangkau untuk dapat menikmati liburan di Kampung Wisata Tabek Indah. Disana juga terdapat Rumah Makan dan Ruang Pertemuan yang dapat digunakan untuk rapat dengan klien kerja anda. 


Hanya dengan waktu kurang lebih 15 menit perjalanan darat menggunakan kendaraan bermotor dari pusat kota Bandar Lampung, anda sudah dapat merasakan sensasi berlibur di Tabek Indah. Dengan biaya yang terjangkau, kita dapat menikmati fasilitas-fasilitas yang ada di Tabek Indah.